MENTARI
Mentari menyala di sini
Di sini di dalam hatiku
Gemuruh apinya di sini
Di sini di urat darahku
Meskipun tembok yang tinggi mengurungku
Berlapis pagar duri sekitarku
Tak satu pun yang sanggup menghalangiku
Bernyala di dalam hatiku
Hari ini hari milikku
Juga esok masih terbentang
Dan mentari kan tetap menyala
Di sini di urat darahku
THE SUN
The sun is flaming here
Here in my heart
The thunderous fire is here
Here in my blood vessel
Although high walls capture me
Layers of thorn fence surrounding me
Nothing can block me
Flaming in my heart
Today is the day of mine
Also tomorrow will still extend
And the sun will still flame
Here in my blood vessel
LE SOLEIL
Le soleil flambe ici
Ici dans mon coeur
Le feu etourdissant est ici
Ici dans mon vaisseau
Bien que le mur haut me capture
Les couches de barriere d’epines m’entouent
Rien ne me peut bloquer
Flambé dans mon coeur
Aujourd’hui est mon jour
Demain aussi encore étend
Et le soleil va encore flamber
Ici dans mon vaisseau
DIE SONNE
Die Sonne flammt hier,
Hier in meinem Herzen
Das zischende Feuer ist hier,
Hier in meinem Blutgefäβ
Obwohl mich eine hohe Wand umschlieβt
Und geschichterer Dornzaun einschlieβt,
Nichts lässt mich sperren,
Es in meinem Herzen zu flammen
Der Tag von heute ist mein,
Morgen steht noch offen,
Und die Sonne wird immer flammen,
Hier in meinem Blutgefäβ

5 comments
Comments feed for this article
June 25, 2008 at 10:37 am
Nostlagia: Lagu “Mentari” « 1st thing first
[...] yang selama ini beredar di ITB sedikit dimodifikasi, karena sedikit berbeda dengan yang tertulis di sini. Yang jelas, akibat pengkondisian panitia OSKM 2002, dan film pergerakan mahasiswa saat orde [...]
August 28, 2008 at 3:25 am
Toni BR
Saya pernah mendengar lagu Mentari dan mencari-cari kasetnya tapi ternyata tidak ada. Dan beberapa tahun kemudian (sekitar thn 80an) lagu ini dibawakan oleh penyanyi Euis Darliah (pada kaset) dengan karakter yang kuat. Salut buat Abah yang menciptakan lagu ini.
April 26, 2009 at 2:42 am
bunda
saya pernah menyanyikan lagu ini saat TV baru ada TVRI, bersama paduan suara UNPAD… dan sampai saat ini selalu menjadi pemicu semangat saya untuk tidak mudah putus asa
April 27, 2009 at 3:40 pm
Siapa penulis MENTARI? « Iwan Abdee’s Blog
[...] http://lagualam.wordpress.com/2007/10/04/mentari/ http://mocchii-basi.blog.friendster.com/2008/08/mentari-bernyala-di-sni/ [...]
September 23, 2009 at 11:34 am
Adian Daniel
lagu ini bermakna sangat dalam dan universal. setiap kali saya menyanyikan, saya sendiri sering merinding karena kata-katanya.